Nazwa Rahmadina (Resensi Novel)
Resensi Novel “Laut Bercerita”
By: Nazwa Rahmadina / XI – 2
1. Data Buku (Identitas)
Judul : Laut Bercerita
Penulis : Leila S. Chudori
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)
Tahun Terbit : 2017
Jumlah Halaman : 390 halaman
Genre : Fiksi sejarah, Politik, Drama
2. Sinopsis
Novel ini dibagi menjadi 2 bagian:
Sudut pandang Biru Laut: Menceritakan Biru laut, seorang mahasiswa aktivis tahun 1990-an yang terlibat dalam gerakan pro-demokrasi. Bagian ini fokus pada kehidupan sehari-hari mereka, persahabatan, kegiatan bawah tanah, dan puncaknya adalah penangkapan, penyiksaan, dan penghilangan dirinya bersama teman-temannya oleh rezim militer saat itu.
Sudut pandang Asmara Jati: Diceritakan dari sudut pandang adik Laut, Asmara Jati, dan fokus pada dampak penghilangan Laut terhadap keluarga dan teman-temannya. Bagian ini menyoroti luka yang tidak pernah sembuh, upaya pencarian keadilan, dan bagaimana keluarga korban harus hidup dengan ketidakpastian.
3. Kelebihan Novel (Kritik Positif)
Penyampaian Sejarah yang Emosional: Novel ini berhasil menyajikan isu sensitif mengenai tragedi 1998 (penghilangan paksa) dengan sangat manusiawi dan emosional, bukan sekedar data sejarah kering.
Karakter yang Kuat: Karakter Biru Laut dan teman-temannya digambarkan sangat hidup, idealis, dan mudah membuat pembaca bersimpati pada perjuangan mereka.
Gaya Bahasa yang Indah: Gaya penulisan Leila S. Chudori kaya, deskriptif, dan puitis, membuat pembaca larut dalam suasana ketegangan, persahabatan, dan kesedihan.
Struktur Narasi: Penggunaan 2 sudut pandang (Laut dan Asmara) secara efektif menampilkan tragedi dari 2 sisi: Penderitaan korban langsung dan penderitaan keluarga yang ditinggalkan.



Komentar
Posting Komentar